Kudus, isknews.com – Sebuah tragedi menggemparkan terjadi ketika seorang bocah berusia 10 tahun dinyatakan meninggal dunia akibat tenggelam saat bermain di Sungai Sekunder Setro, yang terletak di Desa Kirig, Mejobo, Kabupaten Kudus. Insiden ini terjadi pada sore hari ketika bocah tersebut berpamitan kepada orang tuanya untuk bermain bersama teman-temannya.
Menurut informasi dari Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Kudus, Eko Hari Jatmiko, kejadian berlangsung sekitar pukul 15.15 WIB di lokasi dengan kedalaman air mencapai tiga meter. Korban, yang diketahui bernama Achmad Rafendra dan berasal dari Dukuh Karanggayam, melompat dari tanggul ke arah sungai dan langsung tenggelam. Mirisnya, korban tidak dapat berenang, dan kondisi sungai yang baru saja dinormalisasi diduga menjadi penyebab ia tidak menyadari kedalaman air.
Saat kejadian, Achmad ditemani oleh tiga temannya yang segera meminta pertolongan warga setempat setelah menyadari bahwa ia tenggelam. Warga yang datang berupaya melakukan evakuasi dan berhasil membawa korban ke tepi sungai. Achmad kemudian dilarikan ke UPTD Puskesmas Mejobo untuk mendapatkan pertolongan medis.

Meski telah mendapatkan pertolongan, dokumen medis mencatat bahwa pada pukul 15.45 WIB, Achmad dinyatakan meninggal dunia. Kejadian ini berlangsung di Irigasi Setro, Desa Kirig, tepatnya di sebelah selatan Pamsimas Jalan Desa Kirig–Temulus, seperti yang dijelaskan oleh Kepala Desa Temulus, Suharto. Ia menambahkan bahwa Achmad merupakan anak dari Ketua RT setempat.
See also: Kirab Bwee Gee Kudus Mempererat Silaturahmi Klenteng
Tragedi ini mengingatkan kita akan pentingnya pengawasan saat anak-anak bermain di sekitar perairan. Kesedihan mendalam dirasakan oleh pihak keluarga dan komunitas setempat. Selain itu, upaya untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya bermain di air merupakan hal yang sangat penting, seperti diungkapkan melalui laporan isknews.com yang menyampaikan informasi lebih lanjut mengenai insiden ini.